Minggu, 02 Agustus 2020

HUBUNGAN INTERNASIONAL DI ASIA TIMUR

MINAT DAN TUJUAN STRATEGIS AMERIKA SERIKAT DI ASIA TIMUR

Jika membicarakan Asia Timur benak kita akan langsung terbesit kata ‘canggih’ atau ‘negara maju’. Kawasan Asia Timur merupakan kawasan yang memiliki potensi strategis dalam perkonomian, terbukti dengan memiliki seperlima GNP global dan sepertiga dari tenaga kerja industri di seluruh dunia memperlihatkan posisi penting mereka. Hal tersebut menandakan kawasan Asia Timur sudah menjadi sebuah kawasan yang membuat negara-negara di dunia merasa terancam, baik dalam segi ekonomi ataupun yang lainnya. Bahkan AS mengakui bahwa kawasan Asia Timur memiliki potensi global power yang tinggi.

Amerika Serikat dan Asia Timur seakan-akan tidak dapat dipisahkan jika dilihat dari keberadaan Tiongkok diinilai sebagai ancaman. Peran AS menjadi sangat kuat setelah Perang Dunia II ditandai kekalahan Jepang. Meningkatnya ketegangan antara Uni Soviet dengan AS dari segi ideologi, teknologi, politik, maupun militer memnciptakan Perang Dingin menyebabkan peran AS di Asia Timur semakin meningkat dengan tujuan dan strategi baru yaitu anti-komunisnya. AS telah banyak berpartisipasi di Asia Timur, klaimnya sebagai pemimpin internasional dengan menanam nilai-nilai demokrasi, HAM, dan ekonomi pasarnya tidak dapat di bantah. Presepsi bahwa negara Asia-Pasifik dianggap termasuk dalam zona pengaruhnya sediri dikarenakan terakumulasi dalam samudra pasifik sehingga perlu pengawasan ketat.

Pengaruh AS di Asia Timur sudah sejak lama tertanam dibidang ekonomi, politik, daan militer. Hal ini ditunjukan dengan sejarah konflik perpecahan di zona dimiliterisasi Korea, krisis selat Taiwan dengan peran dan tujuan AS yang bertolak belakang dengan Tiongkok, serta Laut China Selatan (Calder & Ye, 2010:227). Maka dapat disimpulkan Peran aktor global yakni AS di Asia Timur dapat dikatakan penting jika dilihat dari dinamika politik kawasan tersebut. Namun ada yang mengatakan seiring meningkatnya kooperasi antar tiga negara Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok akan menyebaban berkurangnya dominasi AS di wilayah tersebut.

AS pernah sangat berperan di wilayah Pasifik dimana wilayah tersebut berhadapan langsung dengan Asia Timur yang juga berhadapan langsung dengan wilayah Uni Soviet pada saat masa perang dingin. Dengan kata lain Asia Timur adalah wilayah yang sama pentingnya dengan Pasifik bagi AS untuk perkembangan ekonomi. Kembali lagi kepada perkembangan ekonomi Asia Timur yang menyumbangkan 1/5 dari total PDB Global, seluruh dunia mengincar Asia Timur termasuk AS untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STUDI EKONOMI POLITIK NEGARA BERKEMBANG

Localizing Sustainable Development Goals di Kabupaten Garut Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Studi Ekonomi Politik di Negara Berkemb...